
Dokumentasi penanaman padi serentak di Blang Bintang (2023) digunakan sebagai konteks pertanian; bukan foto peninjauan gudang 2026.
Pemkab Aceh Besar meninjau Gudang Pupuk Indonesia di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, pada 6 Januari 2026 untuk memastikan ketersediaan pupuk setelah distribusi sempat terganggu banjir.
Dalam laporan peninjauan, Pupuk Indonesia menyebut stok di gudang Blang Bintang saat itu berada pada kisaran 1.000 hingga 1.300 ton. Sekitar 300 ton berupa urea dan sisanya NPK. Angka tersebut adalah kondisi pada saat kunjungan dan tidak boleh dibaca sebagai stok permanen.
Gangguan banjir sebelumnya memengaruhi produksi dan jalur distribusi, sehingga pasokan sempat dialihkan melalui jalur laut. Setelah akses jalan mulai pulih, distribusi ke kios-kios resmi kembali dilakukan secara bertahap.
Lokasi gudang di Cot Mon Raya relevan untuk membaca posisi Blang Bintang sebagai koridor pertanian sekaligus logistik. Dalam dokumen tata ruang, kawasan ini juga berada pada wilayah yang bersinggungan dengan infrastruktur penerbangan dan jaringan jalan regional.
Bagi petani, ketersediaan pupuk tidak berdiri sendiri. Air irigasi, jadwal tanam, akses jalan, serta distribusi sarana produksi membentuk satu rantai yang menentukan kelancaran musim tanam.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar — Pastikan Stok Pupuk Pasca Banjir, Bupati Tinjau Gudang PIM di Blang Bintang
Artikel internal ini merangkum dan memberi konteks pada informasi sumber; bukan salinan teks sumber dan bukan pernyataan resmi pemerintah.
